Langsung ke konten utama

Mencari Kemuliaan

Menjadi seorang yang mulia adalah keniscayaan. Setiap manusia ingin menjadi sosok mulia atau dimuliakan. Hanya pada praktiknya mereka lupa, bahwa jalan kemuliaan itu tidak semudah membalikan telak tangan. Rasulullah ditempa sejak kecil hingga akhir hayatnya sehingga disebut sebagai seorang yang mulia di hadapan makhluk seluruh alam. Begitu juga pejuang-pejuang lainnya.

Termasuk kita memuliakan orang-orang yang dicintai. Ketika cinta yang berbicara, maka hati yang menggerakan seluruh badan. Cinta suci adalah cara kita memuliakan mereka. Misalnya kita cinta orang tua, yang kita lakukan adalah hal-hal mulia buat mereka. Menghajikannya, mendoakannya, berakhlak baik. Ketika kita cinta terhadap seorang perempuan, maka bukti cinta itu adalah hal-hal yang membuatnya mulia dihadapan kita dan Tuhannya. Bukan hal sebaliknya. 

Begitulah cinta suci membawa pada kemuliaan. Cinta suci adalah ketaatan. Ketika seorang laki-laki dihadapkan dengan seorang perempuan. Memujanya, mengikuti semua ajakannya belum tentu memuliakan perempuan. Karena bisa jadi yang dilakukan adalah memuliakan keinginannya, bukan memuliakan dirinya sebagai seorang hamba.

Seperti yang dihadapkan kepada Umar bin Abdul Aziz. Ketika dia menginginkan kemuliaan itu hadir dengan memerintahkan istrinya untuk mengembalikan perhiasannya kepada negara. Itulah cinta sesungguhnya. Sehingga jelas kemuliaan adalah cinta itu sendiri. Hanya saja dari sudut mana kita memandang cinta, dan akan lahir perilaku yang sebenarnya memanggil kemuliaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teruntuk Pemuda (Special Edition)

Tidak berlebihan setiap tokoh selalu menjatuhkan beban masa depan bangsa kepada pemuda. Terlalu banyak nilai dari kisah yang mengagumkan dengan menonjolkan seorang pemuda menjadi sosok manusia super (superman ). Seakan segala kondisi disebabkan oleh pemuda dan akan dituntaskan oleh pemuda juga. Fenomena pemuda seperti cerita hero (jagoan), menarik dibicarakan karena hero akan bertemu lawan yang sepadan pada masanya. Dan pemuda tinggal memilih posisi mana yang akan ia perankan. Islam tidak main-main jika berbicara pemuda. Kisah ashabul kahfi Allah swt sampaikan kepada Rasulullah sebagai motivasi bagi pemuda saat itu. Bagi seorang muslim harus meyakini bahwa salah satu pertanyaan kepada anak Adam pada hari kiamat kelak adalah “tentang masa mudanya dimana dia usangkan?”. Rasulullah saw berpesan, “manfaatkan 5 perkara sebelum 5 perkara; waktu muda mu sebelum datang waktu tua mu...”. Pemuda memiliki berbagai karakteristik yang menonjol, kondisi ini menjadikan dirinya dominan dal...

Perempuan Menutup Aurat atau Lelaki Menahan Nafsu?

Polemik patriarki selalu jadi tema pembahasan para feminism. Ada sudut pandang lain yang menurut mereka lelaki terlalu spesial dari perempuan.  Salah satunya soal perintah perempuan harus menutup aurat, lalu dihubungkan dengan soal tindakan kriminal, pemerkosaan dan menjaga kehormatan. Feminism melihat bukan soal perempuan yang harus menutup aurat, tapi lelakilah yang harus menahan nafsu. Dari sinilah perseteruan dimulai! Menurut saya, tidak ada polemik yang perlu diperpanjang, entah siapa yang memulai, tapi pembahasan ini seharusnya selesai sejak kedua titah itu dituliskan. Jika dilanjutkan, akhirnya muncul ribuan pertanyaan. Kenapa perempuan harus bertanggung jawab atas nafsu lelaki? Kenapa perempuan yang harus jaga diri dari lelaki, bukan sebaliknya? Dari pihak lain akan bertanya juga dengan konteksnya.  Menutup aurat itu kewajiban bagi perempuan, begitu juga menahan nafsu wajib bagi lelaki. Ego masing-masing yang membuat perdebatan ini tidak ada endingnya. Ada satu perspek...

Literasi Kopi (1)

Gambar oleh  Free Photos  dari  Pixabay Kita sedang hidup di era semua permasalahan bisa terselesaikan oleh secangkir kopi. Renungan derita pekerjaan selama satu pekan seolah cair oleh kopi. Setumpuk tugas di atas meja kerja seakan tuntas terbawa arus tegukan kopi. Dari puluhan kata kopi yang terucap setiap harinya, seberapa jauh pengetahuan mereka tentang kopi. Apakah kopi hitam bercampur dengan logo kapal pinisi itu jadi standardisasi kopi yang dimaksud? Ataukah suasana kafe yang estetik dan instagramabble adalah maksud dari kopi? Menjadikan kopi sebagai langkah menyelesaikan masalah memang salah satu jawaban. Tidak bisa kita salahkan, tidak juga sepenuhnya kita benarkan. Kopi adalah biji dari tumbuhan kopi, melalui beragam proses, maka lahirnya bubuk kopi yang siap seduh. Mengapa kalimat di atas patut kita benarkan? Sebab kopi mengandung kafein yang dapar merangsang semangat. Mari sempatkan kita baca beberapa artikel atau jurnal tentang kopi yang berhubungan dengan pen...