Langsung ke konten utama

Taqwa kepada Allah

adalah hal yang lumrah jika kita berbicara tentang taqwa, mungkin kebanyakan berkata seperti itu, hampir setiap minggu bahkan hari ceramah tentang taqwa sering disamapaikan setidaknya khatib jumat sering menyeru kita pada ketaqwaan, tapi tidak ada salahnya jika kita berbicara ini semua dari sudut pandang yang berbeda, pemahaman yang mungkiin jarang disampaikan, dari sinilah kita mulai berbagi.

taqwa sering diperdengarkan dengan artian melaksanakan perintahnya dan menjauhi laranganNya. tidak salah memang jika kita mengartikan seperti itu, kembali ke kalimat taqwa yang berasal dari waqa - yaqi - wiqayatan yang berarti secara kamus menghindari maka akan lebih dalam lagi kita mengetahui apa itu taqwa. jika taqwa berasal dari kata itu yang berarti menghindari, maka taqwa kepada Allah apakah berarti kita menghindari Allah, كلا و كلا الف كلا seribu kali saya katakan tidak, dituliskan dalam beberapa buku taqwa mina nnar, taqwa min kibaar, yang berarti menghindari dari api neraka, menghindari dari dosa besar. dari sini kita bisa ambil kesimpulan bahwa taqwa bisa berarti menjauhi atau menghindari nerakanya Allah, atau bisa kita perjelas taqwa itu berusaha menghindari segala bentuk perilaku yang menyebabkan kita mendapatkan nerakanya Allah, simple dan padat sebenarnya tapi cukup berat dalam melaksanakannya karena حفة النار بالشهوات yang bermaksud neraka itu dikelilingi dengan segala sesuatu yang kita sukai, dikelilingi dengan yang selaras dengan nafsu dan syahwat kita, inilah yang menjadikan taqwa itu berat, ketika taqwa berarti menghindari segala amalan yang memasukan kita kepada neraka justru neraka itu sendiri malah dikelilingi segala sesuatu yang menjadi syahwat kita, kita harus akui itu, karena itulah tantangan kita sehingga mendapatkan sebaik-baiknya taqwa, tapi tidak ada yang mustahil dan tidak ada yang sulit dengan usaha dan doa kepada Ilahi Rabbi apalagi dengan motivasi attalaq ayat 2 akhir dan masuk ayat 3 awal,  من يتق الله يجعل  له مخرجا # و يرزقه من حيث لا يحتسب "barang siapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia bukakan baginya jalan keluar dan akan memberinya rizqi dari arah yang tak disangka-sangka" tentu ini hanya salah satu ayat yang berkaitan dengan hadiah-hadiah jika kita bertaqwa masih banyak lagi yang akan kita dapatkan dari taqwa ini. maka bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa.

wallahu a'lam .


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teruntuk Pemuda (Special Edition)

Tidak berlebihan setiap tokoh selalu menjatuhkan beban masa depan bangsa kepada pemuda. Terlalu banyak nilai dari kisah yang mengagumkan dengan menonjolkan seorang pemuda menjadi sosok manusia super (superman ). Seakan segala kondisi disebabkan oleh pemuda dan akan dituntaskan oleh pemuda juga. Fenomena pemuda seperti cerita hero (jagoan), menarik dibicarakan karena hero akan bertemu lawan yang sepadan pada masanya. Dan pemuda tinggal memilih posisi mana yang akan ia perankan. Islam tidak main-main jika berbicara pemuda. Kisah ashabul kahfi Allah swt sampaikan kepada Rasulullah sebagai motivasi bagi pemuda saat itu. Bagi seorang muslim harus meyakini bahwa salah satu pertanyaan kepada anak Adam pada hari kiamat kelak adalah “tentang masa mudanya dimana dia usangkan?”. Rasulullah saw berpesan, “manfaatkan 5 perkara sebelum 5 perkara; waktu muda mu sebelum datang waktu tua mu...”. Pemuda memiliki berbagai karakteristik yang menonjol, kondisi ini menjadikan dirinya dominan dal...

Perempuan Menutup Aurat atau Lelaki Menahan Nafsu?

Polemik patriarki selalu jadi tema pembahasan para feminism. Ada sudut pandang lain yang menurut mereka lelaki terlalu spesial dari perempuan.  Salah satunya soal perintah perempuan harus menutup aurat, lalu dihubungkan dengan soal tindakan kriminal, pemerkosaan dan menjaga kehormatan. Feminism melihat bukan soal perempuan yang harus menutup aurat, tapi lelakilah yang harus menahan nafsu. Dari sinilah perseteruan dimulai! Menurut saya, tidak ada polemik yang perlu diperpanjang, entah siapa yang memulai, tapi pembahasan ini seharusnya selesai sejak kedua titah itu dituliskan. Jika dilanjutkan, akhirnya muncul ribuan pertanyaan. Kenapa perempuan harus bertanggung jawab atas nafsu lelaki? Kenapa perempuan yang harus jaga diri dari lelaki, bukan sebaliknya? Dari pihak lain akan bertanya juga dengan konteksnya.  Menutup aurat itu kewajiban bagi perempuan, begitu juga menahan nafsu wajib bagi lelaki. Ego masing-masing yang membuat perdebatan ini tidak ada endingnya. Ada satu perspek...

Literasi Kopi (1)

Gambar oleh  Free Photos  dari  Pixabay Kita sedang hidup di era semua permasalahan bisa terselesaikan oleh secangkir kopi. Renungan derita pekerjaan selama satu pekan seolah cair oleh kopi. Setumpuk tugas di atas meja kerja seakan tuntas terbawa arus tegukan kopi. Dari puluhan kata kopi yang terucap setiap harinya, seberapa jauh pengetahuan mereka tentang kopi. Apakah kopi hitam bercampur dengan logo kapal pinisi itu jadi standardisasi kopi yang dimaksud? Ataukah suasana kafe yang estetik dan instagramabble adalah maksud dari kopi? Menjadikan kopi sebagai langkah menyelesaikan masalah memang salah satu jawaban. Tidak bisa kita salahkan, tidak juga sepenuhnya kita benarkan. Kopi adalah biji dari tumbuhan kopi, melalui beragam proses, maka lahirnya bubuk kopi yang siap seduh. Mengapa kalimat di atas patut kita benarkan? Sebab kopi mengandung kafein yang dapar merangsang semangat. Mari sempatkan kita baca beberapa artikel atau jurnal tentang kopi yang berhubungan dengan pen...