Langsung ke konten utama

lewat mana ya...???

@Depok perbatasan Bogor
Macet udah banyak masalahnya juga banyak ditemukan sama bapak2 penelitit serta pakar kominfo atau jalan, parkir..ternyata yang termsuk penyebabnya itu parkir yang tidak beres dan rapi seperti angkutan kota, jalan yang sempit pengemudi tidak beraturan, juga yang lainnya, tapi karena sudah biasa inilah indonesia selalu saja ini masalah ga pernah beres padahal itu semua udah ketahuan, tinggal cari solusinya yang susah, lantas pelebaran jalan sudah, tingaal kesadaran kayaknya, soal aneh banget jalan gedenya udah segede sungai-sungai nasional tapi tetep aja majunnya kendaraan kalo udah macet bisa di itung per meter,
Tambah parah lagi, yang terlibat macet itu ga cuma yang berkendara, dari mulai pejalan kaki, hewan pun ikut merasakan bagaimana rasanya macet asli saya rsain gmn nikmatnya macet,, gilaaa pokonya, hah
aslikan., di pikir-pikir emang ga mungkin masa anak adam ini ikut2an macet sama kendaraan,tapi nyatanya gitu. kan ini juga gara2 pelebaran jalan sampe batas rumah jadi ga ada tuh yang namanya trotoar atau apaa ....
semuanya di jadiin jalan, tapi sayang yaaa ini efeknya. yang  jalan kaki aja ga bisa gerak kemana-mana

lebih parah lagi, ini  ayam di kandang di atas motor ikut2an macet, *kasian banget ya, coba aja bayangin di kurung di kandang aj udah serasa macet, tambah macet asli, kayak derita diatas penderitaaan sendiri, haha.. sabar aj ya ayammm,, ni sebenaryabelum ke ambil poto yang pesepeda juga malah ikut macet, padahaltuh speda bisa di angkat, tapi mau d angkat juga lewat  mana, asli penuh ni jalan hah/...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Tandingan untuk Sukmawati

IBU MUSLIMAH Oleh : Irene Radjiman Aku ibu muslimah. Aku harus patuh pada syari'at Islam. Karena kecantikanku tercipta dari DIA sang pemilik jagad, sang pembuat syari'at. Aku tahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah. Gerai tekukan rambutnya sangatlah cantik. Rasa ciptanya bagaikan kristal mutiara yang menyatu dengan kodrat alam. Begitu cantiknya hingga Rabbku menyebutnya aurat dan tak rela mata-mata durjana liar memandangi kecantikannya. Kecantikan itu harus tetap suci terbungkus kain hijab. Lihatlah ibu muslimah. Saat penglihatanmu semakin asing. Supaya kau dapat melihat kecantikan asli dari imanmu. Jika kau ingin menjadi cantik, memiliki jiwa yang sehat,  beradab dan bermartabat Selamat datang di duniaku, bumi Ibu muslimah. Aku ibu muslimah. Aku harus patuh pada syari'at Islam. Karena kecantikanku tercipta dari DIA sang pemilik jagad, sang pembuat syari'at. Aku tahu suara kidung ibu Indonesia sangatlah elok. Namun seluruh suara merdu dimuka bumi ini ...

Pernahkah Kita Hidup?

Apakah kematian di dunia itu mati? Dan yang hidup di dunia itu hidup? Kita dilahirkan hidup, tapi tidak semua orang hidup Sebagian nama masih tetap hidup, ketika jasadnya di kubur Kita lahir dari sebuah Rahim, tapi bukan awal kehidupan Kita mati ke liang kubur, bukan akhir kehidupan Mari kita tetap berjalan kawan Kita manusia, beragama, berkeyakinan Hidupnya bukan hanya tentang nafas, hewan pun bernafas Agama ini hidup kita, Saat kita menjejakinya, maka itulah kehidupan Bukan untuk berlari, berusaha memperpanjangnya Langkah kita untuk agama, pendakian kita untuk agama, senyuman kita untuk agama Semua perjuangan untuk agama, Lantas apalagi yang akan mematikan  kita Jangan lupa untuk apa kita hidup, kalau bukan untuk mati Karena bertemu kita pun berpisah, karena hidup kita pun mati Lalu karena mati kita hidup kembali, dan bahagia Bagi mereka yang menangis karena agama Daging kita milik belatung, hati kita milik pasangan, nyawa kita milik...

Teruntuk Pemuda (Special Edition)

Tidak berlebihan setiap tokoh selalu menjatuhkan beban masa depan bangsa kepada pemuda. Terlalu banyak nilai dari kisah yang mengagumkan dengan menonjolkan seorang pemuda menjadi sosok manusia super (superman ). Seakan segala kondisi disebabkan oleh pemuda dan akan dituntaskan oleh pemuda juga. Fenomena pemuda seperti cerita hero (jagoan), menarik dibicarakan karena hero akan bertemu lawan yang sepadan pada masanya. Dan pemuda tinggal memilih posisi mana yang akan ia perankan. Islam tidak main-main jika berbicara pemuda. Kisah ashabul kahfi Allah swt sampaikan kepada Rasulullah sebagai motivasi bagi pemuda saat itu. Bagi seorang muslim harus meyakini bahwa salah satu pertanyaan kepada anak Adam pada hari kiamat kelak adalah “tentang masa mudanya dimana dia usangkan?”. Rasulullah saw berpesan, “manfaatkan 5 perkara sebelum 5 perkara; waktu muda mu sebelum datang waktu tua mu...”. Pemuda memiliki berbagai karakteristik yang menonjol, kondisi ini menjadikan dirinya dominan dal...